Kupang, RNC - Pemerintah Kota Kupang menganggarkan Rp3.245.000.000 untuk mengaspal kompleks tiga kantor, yakni halaman RSUD S.K.Lerik, kantor DPRD Kota Kupang dan Polresta Kupang.
Berdasarkan data LPSE Kota Kupang tahun 2023, anggaran Rp3,2 miliar itu digunanakan untuk pengaspalan dengan jenis HRS Base yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tendernya sedang berlangsung dan saat ini sudah masuk tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Ada sebanyak 15 peserta tender. Yang unggul dalam keikutsertaan tender yakni CV. Kobers Teknik dengan penawaran Rp3.148.465.033 dan CV. Efenty Indoperkasa dengan nilai penawaran Rp3.206.888.665.
Sejumlah Ruas Jalan Rusak
Di saat Pemerintah Kota Kupang mengucurkan APBD untuk penataan kompleks perkantoran, beberapa ruas jalan di Kota Kupang dibiarkan rusak. Beberapa di antaranya Jalan Taebenu di Kelurahan Naimata serta Jalan Perintis Kemerdekaan I, tepatnya di pertigaan Jalan W.J. Lalamentik di Kelurahan Oepoi. Selain itu, masih banyak jalan lingkungan di kelurahan yang butuh perbaikan.
Jalan Taebenu kembali rusak setelah diperbaiki Pemkot belum lama ini akibat pergeseran tanah saat bencana siklon tropis seroja tahun 2021 lalu. Jalan tersebut paling banyak diakses pengguna kendaraan karena menjadi jalur alternatif bagi para pengendara.
Asisten III Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally yang dikonfirmasi menjelaskan tak mengetahui jelas penganggaran untuk perbaikan kompleks tiga kantor tersebut.
Yanuar menyebut bahwa anggaran itu sudah masuk dalam DPA Dinas PUPR Kota Kupang, sehingga dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban sudah menjadi kewenangan dinas tersebut. Jika menjadi temuan penyalahgunaan anggaran, maka para pejabat terkait pada Dinas PUPR yang bertanggungjawab.
“Itu pasti di DPA-nya itu tertera, coba tanya mereka. Karena sudah jadi DPA maka sudah menjadi kewenangan mereka. Karena kewenangan itu untuk dia na,” jelasnya saat diwawancarai di Gedung DPRD Kota Kupang Senin (22/5/2026).
Anggota Komisi III DPRD asal Fraksi Gerindra, Thobia Pandie menolak memberikan keterangan soal proyek tersebut. Ia hanya mengatakan masih perlu berkoordinasi dengan Ketua Komisi III, Adrianus Talli.
Sedangkan, Ketua Komisi I, Yuvensius Tukun mendukung upaya pemerintah untuk melakukan pengaspalan tiga area perkantoran itu. Khusus area RSUD SK Lerik sangat perlu karena mendukung pelayanan publik di bidang kesehatan. Selain itu, untuk halaman kantor DPRD, Yuven mengatakan perlu diperbaiki karena sudah rusak sehingga perlu ditata kembali. “Ini kan kita lihat jalan-jalannya sudah berlubang dan rusak,” katanya.
Politisi Partai Nasdem ini juga mendukung pengaspalan area perkantoran Mapolresta Kupang Kota. Walau harus menggunakan APBD, ia menyebut hal itu berdasar pada anggaran hibah, sehingga bisa dilakukan.
“Itu kan juga bagian dari perhatian pemerintah saat ini, di mana polisi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Kupang, saya rasa itu tidak masalah,” sebutnya. (rnc04)
Reporter: Rocky
Editor: Semy Rudyard H. Balukh
Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com













Bapa dong e…jgn lpa jalan lingkungan dong e bapa…jln masuk GOR yang tembus oepura dan jln polisi militer itu jalan rusak yg paling ABADI di kota kupang…